"Saya nggak bisa kerja, padahal harus masuk pagi," kata Tuti, salah seorang penumpang, kepada detikcom, Senin (9/8/2009).
Tidak hanya Tuti, sekitar 50 penumpang lain yang harus bekerja pagi ini terpaksa absen. Mereka mengaku kecewa dengan cara Air Asia memperlakukan penumpang, terutama jika menyangkut masalah penundaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada juga penumpang yang mau ke Amerika Serikat gagal berangkat. Padahal dia harus terbang pukul 05.00 WIB pagi tadi," jelasnya.
Saat ini sebagian penumpang sedang menunggu kepastian di lobi hotel. Sebagian lainnya memilih menunggu jadwal berangkat pesawat di bandara.
"Kita soalnya belum ada kabar kapan mau berangkat," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, puluhan penumpang Air Asia dengan nomor penerbangan QZ 7497 mengamuk di Bandara Polonia, Medan. Mereka menghancurkan kursi dan melemparkan troli ke arah petugas. Penyebabnya, penerbangan yang seharusnya dijadwalkan pada Minggu 9 Agustus pukul 19.10 WIB ditunda hingga Senin 10 Agustus pukul 12.00 WIB.
Kapuskom Publik Dephub Bambang S Ervan menyesalkan buruknya komunikasi maskapai dengan penumpang sehingga terjadi perusakan fasilitas milik PT Angkasa Pura tersebut. Hingga saat ini manajemen Air Asia belum bisa dikonfirmasi.
(mad/nrl)










































