"Semakin orang mengatakan kondusif, kita aparat harus semakin waspada. Kedua untuk masalah keamanan bukan semata-mata tanggung jawab aparat keamanan. Tapi juga masyarakat luas, apakah TNI, Polri, pemda dan masyarakat harus bersama-sama," kata Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro.
Menurut Darpito, semua pihak harus bergandeng tangan untuk bersama-sama memerangi terorisme yang marak akhir-akir ini di Indonesia. Tanpa kebersamaan itu, pasti perang terhadap terorisme akan menghadapi kendala meskipun TNI juga sudah memiliki kewenangan untuk memerangi terorisme.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait koordinasi teknis yang sudah dilakukan TNI, menurut Darpito hal itu sudah dilakukan. TNI selama ini sudah melakukan koordinasi dengan aparat kepolisian dalam hal penanganan dan pencegahan aksi-aksi terorisme.
"Tentara itu harus tetap berlatih. Dalam kondisi apapun harus selalu siaga. Tidak ada mati suri. Kita tetap dan pelaksanaannnya kita back up. Kita bantu Polri sesuai dengan UU. Saya dengan Polda menjalin kerjasama yang baik sampai Babinsa," paparnya.
"Yang jelas kalau kita punya info, tidak kita simpan sendiri. Kita juga share ke Polri.Β Sebaliknya juga dengan Polda, kita juga hidupkan Kominda, kita aktifkan lagi," pungkasnya.
(yid/iy)











































