Kisah Masuk Lewat Jendela di Rumah Saifuddin Jaelani

Bom Marriott dan Ritz-Carlton

Kisah Masuk Lewat Jendela di Rumah Saifuddin Jaelani

- detikNews
Minggu, 09 Agu 2009 15:45 WIB
Kisah Masuk Lewat Jendela di Rumah Saifuddin Jaelani
Jakarta - Kisah masuk rumah lewat jendela, bukan lewat pintu, tidak hanya dilakukan Ahmad Ferry. Saifuddin Jaelani (SJ) juga pernah melakukan hal yang sama. Tamu yang diundangnya juga terpaksa masuk rumah lewat jendela.

Ahmad Ferry, tersangka kasus bom Marriott dan Ritz-Carlton, sering tepergok oleh tetangganya masuk lewat rumah melalui jendela saat tinggal di perumahan Puri Nusapala, Jatiasih, Bekasi. Warga sempat menanyakan hal itu, dan Ferry menjawab bahwa dirinya ketinggalan kunci.

Nah, suatu saat Saifuddin Jaelani juga pernah tepergok melakukan hal yang sama saat tinggal di RT 03 RW 10 Gugus Candraloka, Perumahan Telaga Kahuripan. Kisah ini sudah terjadi sekitar lima bulan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang warga Candraloka bercerita kepada detikcom dirinya pernah diundang Saifuddin ke rumahnya. Warga yang tidak mau ditulis namanya ini mengaku diundang terkait bisnis obat herbal dan pengobatan bekam yang dijalani Saifuddin.

"Saat itu saya datang, dan saya dipersilakan masuk lewat jendela," kata dia saat berbincang-bincang dengan detikcom, Minggu (9/8/2009).

Saat itu, dia sempat bertanya kepada Saifuddin mengapa harus lewat jendela. Saifuddin menjawab dirinya kehilangan kunci. Karena saat itu tidak menaruh curiga apa pun terhadap Saifuddin, akhirnya dia pun masuk rumah lewat jendela.

Dan saat masuk, diaย  melihat Dani Dwi Permana, remaja yang disebut polisi sebagai pelaku bom bunuh diri di Marriott, ada di dalam rumah itu. Dalam pertemuan itu, Saifuddin memperlihatkan produk-produk herbal. Saifuddin juga memperlihatkan beberapa buku, termasuk buku soal Imam Samdura.

Saifuddin sempat juga menawarkan kepada dirinya belajar ilmu herbal ke Malaysia. "Dia menawarkan saya ke Malaysia, karena dia punya adik bernama Sahid yang punya klinik herbal di Malaysia," ujar dia.

Menurut dia, tidak ada hal mencurigakan sebenarnya dalam pertemuan saat itu. "Hanya saja saya sempat bertanya dalam hati tentang buku Imam Samudra saja. Saya tidak mencurigai sedikit pun karena Ustad Saifuddin orang yang supel, baik, dan bergaul juga dengan masyarakat di sini ," ujar dia.

Bila melihat kisah Ahmad Ferry dan Saifuddin tentang masuk rumah lewat jendela, mungkin ada sesuatu di balik itu. Apalagi, polisi menemukan bom jebakan di balik pintu di rumah kontrakan Ahmad Ferry dkk di Jatiasih itu.

Di kompleks Candraloka, Saifuddin dikenal sebagai ustad dan menjadi imam di Masjid As-Surur. Dia juga sering bergaul dengan remaja-remaja masjid dan sering berceramah. Saifuddin juga sering mengajak rihlah para remaja itu.

Kapolri sudah menyebut SJ sebagai buron polisi. SJ, menurut Kapolri, sebagai murid Dr Azahari dan perekrut Dani untuk menjadi pelaku bom bunuh diri. Informasi yang didapatkan detikcom, SJ tersebut memang Saifuddin Jaelani. Dia telah menghilang dari Perumahan Telaga Kahuripan sejak tiga bulan lalu.
(asy/iy)


Berita Terkait