Panglima: TNI Ikut Bantu Operasi Teroris di Temanggung

Panglima: TNI Ikut Bantu Operasi Teroris di Temanggung

- detikNews
Minggu, 09 Agu 2009 14:15 WIB
Panglima: TNI Ikut Bantu Operasi Teroris di Temanggung
Jakarta - Aksi penyergapan terhadap teroris yang diduga Noordin M Top di Temanggung, Jawa Tengah ternyata juga melibatkan aparat dari TNI. Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso mengatakan peran TNI dalam penyergapan tersebut berada di ring dua.

"Di Temanggung kita dapat tugas bantu ring 2," ungkap Djoko Santoso di sela-sela HUT TNI ke-64 di Silang Monas Jakarta, Minggu (9/8/2009).

Sesaat setelah orang yang diduga Noordin M Top itu tertangkap dengan kondisi tewas, Djoko langsung menyampaikan selamat melalui SMS kepada Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin saya sudah kirim SMS ke Kapolri, semoga hasil baik ini bisa terus dilanjutkan. TNI senantiasa siap membantu langkah-langkah baik itu pendeteksian, pencegahan maupun penindakan," papar Djoko.

Terkait keterlibatan TNI dalam aksi penyergapan ini, menurut Djoko sudah diatur dalam UU. Selain itu kerjasama antara TNI dan Polri dalam memerangi terorisme juga sudah diatur dalam kesepakatan antara Kapolda dan Pangdam di masing-masing wilayah.

"Pelibatan sudah diatur sesuai UU. Lebih detail lagi dijabarkan antara Kapolda dan Pangdam, mereka buat kesepakatan-kesepakatan sendiri untuk atasi terorisme dan menghadapi tugas-tugas pengamanan yang dipegang tertib sipil karena keamanan jadi ujung tombak," papar mantan KSAD ini.

Terkait banyaknya aksi teror yang menyebar, Djoko menilai UU Keamanan Nasional (Kamnas) sangat diperlukan. "UU Kamnas jelas diperlukan. Sekarang dalam proses penyusunan. Kalau aturan pelibatan sudah ada dan kita latihan bulan Oktober. Kita akan adakan latihan bersama dengan Polri tentang antiteror, pengamanan VVIP dan sebagainya," pungkasnya.

(yid/iy)



Berita Terkait