Polri Diminta Segera Umumkan Siapa Teroris Yang Tewas di Temanggung

Polri Diminta Segera Umumkan Siapa Teroris Yang Tewas di Temanggung

- detikNews
Minggu, 09 Agu 2009 11:16 WIB
 Polri Diminta Segera Umumkan Siapa Teroris Yang Tewas di Temanggung
Jakarta - Polri diminta cepat dan sigap memberikan informasi terkait isu terhangat penangkapan teroris di Temanggung, Jawa Tengah. Jika memang teroris yang tewas di Temanggung kemarin bukan Noordin M Top, Polri harus segera membukanya kepada publik.

"Apabila ternyata bukan Noordin M Top, polisi pun harus jujur mengatakan itu pada masyrakat. Karena sekali polisi berbohong dan ketahuan, maka habislah reputasi polisi dalam tugas dan tanggung jawab membasmi teroris," kata anggota Komisi I DPR Andreas Pareara kepada detikcom, Minggu (9//8/2009).

Menurut politisi PDIP ini, langkah Polri yang sudah melakukan penyergapan besar-besaran kepada kelompok teroris akhir-akhir ini memang layak diapresiasi dan diacungi jempol. Namun seiring dengan itu, Polri harus segera memberikan kepastian kepada publik terkait korban yang telah ditangkap dan tewas dalam penyergapan, khususnya peryergapan di Temanggung, Jawa Tengah, Sabtu (8/8/2009) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita patut memberi apresiasi pada Polri khususnya Densus 88, tetapi polisi juga harus segera memastikan apakah Noordin M Top atau bukan yang tewas dalam aksi di Desa Beji, Temanggung. Tunjukkan bukti-bukti yang bisa meyakinkan masyarakat bahwa korban yang tewas adalah Noordin M Top," pintanya.

Kejujuran dan keterbukaan Polri sangat dibutuhkan agar kerjasama masyarakat untuk bersama-sama membasmi terorisme dapat terus dilanjutkan. Selain itu, Dosen Universitas Padjajaran Bandung ini juga menilai, jika Polri tidak terbuka dan menyimpan kesalahan, bukan tidak mungkin reputasinya akan hancur dan tugas pemberantasan terorisme akan diambil alih pihak lain.

"Saya menduga ada keinginan dari pihak di luar Polri yang mengincar tugas prestisius memerangi terorisme di Indonesia. Oleh karena itu, Polri perlu lebih tanggap melihat hal ini," pungkasnya.
(yid/iy)


Berita Terkait