"Saya bangga dengan anak-anak saya di lapangan," ujar Bambang Hendarso dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Sabtu (8/6/2009).
Ia bercerita khusus tentang dua orang anak buahnya yang 'lompat' dari sakitnya ketika mendengar berita penyergapan di Temanggung, Jatiasih dan Solo.
"Kombes Tito masih dirawat di RS Pondok Indah. Belum sembuh, tapi ia sudah cabut infusnya dan datang ke lokasi," kata Bambang tetang salah satu anak buahnya. Lalu ada Kompol Suwardi yang sakit stroke, namun segera langsung menuju TKP.
Lebih lanjut, Bambang Hendarso kembali meminta kerja sama masyarakat dalam menginformasikan keberadaan teroris. Sebab, ia menilai partisipasi masyarakat masih lemah, mengingat lokasi tempat persembunyian teroris di Jatiasih dan Temanggung sangat dekat dengan masyarakat, namun tidak satu pun ada yang mengendus.
"Padahal rumah cukup rapat, tapi tidak ada yang mengendus," pungkasnya.
(lrn/nrl)











































