"Awalnya kita menduga ada dua atau tiga orang, namun ternyata hanya satu orang," kata BHD dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Sabtu (8/8/2009) pukul 17.45 WIB.
BHD mengatakan, tersangka yang telah tewas itu berhubungan dengan bom bunuh diri yang meledak di JW Marriott dan Ritz-Carlton, 17 Juli lalu. "Yang jelas ada hubungannya," kata BHD.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau patut kita duga Noordin M Top tentu kita akan tes keluarganya, tapi kalau patut diduga yang lain, tentu kita akan tes keluarganya juga," kata BHD.
Sebelumnya beredar kabar, tersangka teroris tersebut adalah Noordin M Top. Pria tersebut tewas dengan beberapa tembakan. Namun pengamat intelijen Dyno Chressbon yang telah melihat foto jenazah meyakini jenazah bukan Noordin karena berbeda dengan gambar Noordin yang disebarkan polisi.
(ken/anw)











































