"Ditemukan dokumen seperti surat-surat. Jumlahnya banyak. Isinya alamat yang mau dikirimi surat. Alamatnya antara Bekasi dan sekitar Jakarta Timur," kata
Kepala Departemen Balistik Metalurgi Forensik, Kombes Pol Amri Kamil.
Hal ini disampaikan dia di TKP, Perumahan Puri Nusapala, Blok D 12 RT 4 RW 12, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (8/8/2009).
Air Setiawan dan Eko Peyang tewas dalam penggerebekan di rumah itu sekitar pukul 00.00 WIB tadi. Air merupakan buron bom Kedubes Australia (2003). Sementara Eko adalah pembuat bom.
(aan/nrl)










































