Para keluarga, kerabat, maupun tetangga korban langsung bertakbir, ketika melihat jenazah bapak dari lima orang anak tersebut diturunkan dari ambulance untuk di semayamkan sejenak di teras samping rumahnya di Kelurahan Kunciran Jaya RT 06 RW 02, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Sekitar satu jam kemudian atau pukul 20.00 WIB, jenazah korban yang berada di dalam peti di bawa ke musholah dekat rumah untuk di salatkan. Saat itu juga Jaka, salah satu adik korban histeris dan tidak sadarkan diri, sehingga tepaksa dibopong keluar masjid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harus menerima kenyataan ini. Mungkin semua itu adalah kehendaknya," kata Hendra yang juga adik kandung Supiadi.
(irw/irw)











































