Namun, kesimpulan sementara petugas forensik RS Polri Kramat Jati, jumlah
janin ataupun ari-ari berjumlah banyak.
"Sudah banyak. Ada ari-ari, janin, dan juga ada tulang kecil seperti ceker ayam. Bisa-bisa sampai belasan nih," kata petugas forensik yang enggan disebut namanya saat olah TKP di klinik tersebut, Jl KRT Radjiman, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sadis banget ya? Kalau warga sini tahu dari dulu-dulu, sudah kita usir," kata seorang ibu, Khatijah, yang menyaksikan dari dekat olah TKP.
Diperkirakan, olah TKP ini akan berlangsung sampai malam. Sebab, ukuran septic tank tersebut cukup besar. Selain itu, polisi menduga pelaku Lusiana Hutagaul telah praktek aborsi sejak lama.
Klinik Setia Abadi praktek sejak Juli 2008 tanpa kecurigaan masyarakat. Praktik jahat tersebut terungkap saat seorang pasiennya asal Malaysia gagal aborsi dan tewas saat dilarikan ke RS Persahabatan, Jaktim.
(Ari/irw)










































