Kader Golkar Diimbau Tidak Salah Pilih Pemimpin

Berebut Kursi Ketum Golkar

Kader Golkar Diimbau Tidak Salah Pilih Pemimpin

- detikNews
Jumat, 07 Agu 2009 14:19 WIB
Kader Golkar Diimbau Tidak Salah Pilih Pemimpin
Jakarta - Partai Golkar dinilai sedang dalam posisi sulit. Hasil Musyawarah Nasional (Munas) 2009 akan menentukan keberhasilan partai itu pada pemilu 2014. Jika salah memilih pemimpin, Golkar diyakini bakal seperti kapal karam.

"Golkar berada pada posisi di ujung jarum. Hasil Munas tahun 2009 akan menentukan keberhasilan di 2014," tutur politisi Golkar Agun Gunanjar Sudarsa di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (7/8/2009)

Menurut Agun, siapapun yang akan terpilih setidaknya tiga hal yang perlu diperhatikan oleh calon ketua umum Golkar yang akan bertarung. Yang dibutuhkan Golkar saat ini adalah figur pemimpin partai yang mampu membangun semangat dan merubah citra Golkar sebagai partai yang korup, banyak calo, dan tidak bersih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu, lanjut Agun, ketua umum Golkar berikutnya harus mampu merubah karakter dan paradigma kader-kader yang cengeng. "Karena mereka baru bergerak kalau diberi uang. Ini cengeng, harus diubah karena Golkar adalah partai yang mengutamakan kemandirian," terangnya.

Orang dekat Akbar Tandjung ini juga berharap ketua umum Golkar berikutnya sanggup membangun optimisme berpartai. Sebab kata Agun, saat ini seluruh struktur partai dari bawah sampai kalangan elit sedang dalam posisi pesimis.

"Tiga hal ini kalau bisa dibangun dengan baik Golkar akan terhindar seperti kapal yang karam. Dia bisa menjadi terbaik di 2014," pungkas anggota Komisi III ini.

Saat ini sudah empat orang yang menyatakan akan maju sebagai calon ketua umum Golkar. Mereka adalah Aburizal Bakrie, Surya Paloh, Yuddy Chrisnandi, dan Ferry
Mursyidan Baldan.
(Rez/yid)


Berita Terkait