Demi Kualitas Syair, Rendra Sering Tabrak Deadline Koran

Demi Kualitas Syair, Rendra Sering Tabrak Deadline Koran

- detikNews
Jumat, 07 Agu 2009 12:06 WIB
Demi Kualitas Syair, Rendra Sering Tabrak Deadline Koran
Jakarta - Sebagai penyair besar, WS Rendra selalu memperhatikan kualitas setiap syair yang ia ciptakan. Si Burung Merak ini pun kerap menabrak deadline yang diberikan surat kabar demi sebuah syair yang bernilai estetis tinggi.

"Pak Rendra tidak peduli dengan deadline, yang beliau kejar adalah seni artistik dari karya-karya yang beliau hasilkan. Sering kali koran kecewa karena Pak Rendra sering mengulur deadline karena Pak Rendra tipe yang tidak akan menulis jika tidak ada inspirasi," kisah Edi Haryono, asisten naskah-naskah WS Rendra di Bengkel Teater, Jl Pancoran Mas, Depok, Jumat (7/8/2009).

Edi bercerita, Rendra sering meghabiskan hari-harinya di Bengkel Teater sambil menikmati suasana rindang di dalamnya. Di rumah kesayangannya itu, ada sebuah bangku yang kerap digunakan Rendra untuk menghasilkan karya-karyanya.

"Bangku itu tepatnya di Rumah Lampung (bangunan kayu) yang menghadap utara," ujar pria yang juga pengurus Bengkel Teater ini.

Jika tidak sedang menulis, kata Edi, Rendra biasanya menghabiskan waktunya dengan berjalan-jalan di area Bengkel Teater yang luasnya mencapai 3 Ha. Ia sering berkeliling hanya untuk sekadar menikmati kehijauan dan merawat tumbuhan-tumbuhan yang ada.

"Bahkan ada beberapa pohon yang ia bawa dari beberapa pulau. Ada yang dari Medan, Papua, Makassar. Beliau sangat mencintai tanaman dan alam karena inspirasi beliau datang dari alam, tumbuh-tumbuhan dan air yang mengalir," kenangnya.

Rendra pun berharap kelak suatu saat Bengkel Teater bisa menjadi hutan yang lebat dan asri agar bisa menimbulkan inspirasi bagi siapapun. Rendra menempati Bengkel Teater di Depok sejak 1989. Awalnya, Bengkel Teater luasnya hanya 3/4 ha, namun lama kelamaan lahan itu bertambah menjadi 3 ha.

"Pak Rendra menyisihkan uangnya untuk memperluas Bengkel," ucapnya.

(lrn/iy)


Berita Terkait