Saat ditemui di rumah duka Komp. Pesona Depok Blok A no. 5, Depok, Kamis (6/8/2009) malam WIB, Moerdiono tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya.
"Saya terakhir kali ketemu almarhum minggu lalu. Beliau terlihat lebih sehat. Saya menyesal sekali kemarin tak sempat jenguk," ujar Moerdiono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita kehilangan seorang seniman dan pemikir yang hingga detik terakhir masih memikirkan nasib bangsa," tukasnya lagi.
Jenazah pria yang dikenal dengan "Si Burung Merak" itu telah sampai di rumah duka sejak pukul 23.30 WIB. Budayawan tersebut meninggal setelah sempat keluar dari RS yang merawatnya. Ia meninggal pada Kamis (6/8/2009) pukul 22.10 WIB di RS Mitra Keluarga Depok.
(kee/asy)











































