Kakak Kandung Ibrohim Mengaku Depresi

Kakak Kandung Ibrohim Mengaku Depresi

- detikNews
Kamis, 06 Agu 2009 19:16 WIB
Kakak Kandung Ibrohim Mengaku Depresi
Pekanbaru - Abdullah Sukri (36), kakak kandung Ibrohim, pria yang diduga terlibat dalam peledakan bom di Hotel JW Marriott dan The Ritz-Carlton mengaku stres berat. Tidak pernah terbayangkan sebelumnya ia akan terus berurusan dengan polisi.

"Kalau wartawan tanya saya depresi apa tidak, tentu saya ini depresi. Saya datang kemarin juga dalam keadaan depresi. Bagaimana saya tidak depresi, selama ini saya tidak pernah berhubungan dengan yang namanya polisi atau wartawan," kata Abdullah dalam jumpa pers di kantor PWI, Riau, Jl Sumatera, Pekanbaru, Kamis (6/08/2009).

Menurutnya, dirinya sama sekali tidak mengetahui soal keterlibatan adiknya dalam bom di hotel JW Marriot itu. "Saya sama sekili tidak mengetahui soal keterlibatan adik saya dalam jaringan teroris. Kalau benar adik saya terlibat, ya silahkan diproses hukum. Sampai sekarang saya juga tidak tahu apakah adik saya masih hidup atau sudah meninggal," paparnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Abdullah mengaku sebelum peledakan bom terjadi, Ibrohim sempat datang ke rumahnya. Pertemuan tersebut hanya diisi dengan ngobrol santai.

"Namun pasca kejadian, saya mencoba menghubungi ke nomor HP tidak aktif. Dan sampai sekarang kita sekeluarga juga tidak mengetahui keberadaannya," tegas Abdullah.

Jika ada yang mengetahui keberadaan Ibrohim, Abdullah berharap agar segera dilaporkan ke polisi. "Kalau adik saya masih hidup, tolonglah untuk diberitahu ke pihak kepolisian. Agar masalah ini bisa segera tuntas dan jangan terus berlarut-larut, kami sangat depresi," pinta Abdullah.
(cha/mok)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads