"Polisi tidak boleh gegabah menetapkan tersangka hanya dengan testimoni
Antasari," ujar peneliti ICW Emerson Juntho kepada wartawan di Bakoel
Koffie, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2009).
Menurut Emerson, seharusnya polisi fokus pada pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen yang menyeret Antasari Azhar sebagai tersangka.
"Jangan sampai kasus testimoni yang didahulukan," katanya.
Polisi pun diminta harus profesional dan tidak terjebak dalam upaya pelemahan KPK. Emerson pun mempertanyakan motif Antasari mengungkapkan testimoni ini setelah ditetapkan sebagai tersangka.
"Apakah ada bargaining dengan pihak tertentu, kita belum tahu," tandasnya.
(gus/gus)











































