Pemerintah Inggris memberikan izin cuti minimal 7 hari bagi warganya yang merasakan gejala Flu Babi. Bahkan, jangka waktu direncanakan akan dijadikan dua kali lipat mengingat cuaca mendatang akan lebih dingin.
"Banyak manajer yang merasakan pekerjanya mengambil keuntungan dari kebijakan ini dengan mengambil waktu tambahan cuti," ujar kepala konsultan kantor hukum kepegawaian, Peter Mooney seperti dilansir Telegraph.co.uk , Kamis (6/8/2009).
Sebelumnya, warga yang merasakan gejala flu babi dianjurkan untuk menghubungi layanan wabah flu nasional (GPs) dengan telepon atau mengakses situsnya. Apabila mereka didiagnosa positif, mereka akan diberikan obat dan direkomendasikan untuk istirahat di rumah minimal 7 hari.
Selain telah dihubungi 150.000 orang melalui telepon dan website pada pekan pertama, GPs menyatakan telah dibanjiri penelepon yang mengaku terinfeksi flu babi dan memohon rekomendasi untuk cuti bekerja lebih dari seminggu. Mereka diminta untuk menyatakan orang-orang yang menelepon itu sakit tanpa terlebih dahulu memeriksa mereka langsung. Hal ini dapat dijadikan peluang bagi pekerja yang memang ingin berbuat curang.
(amd/gah)











































