Sekitar pukul 16.30 WIB, Selasa (5/8/2009), Nurhayati tiba di RS Polri dr. Soekanto, Kramat Jati, Jl Raya Bogor, Jakarta. Setibanya di sana, wanita mengenakan kaos warna merah muda itu langsung naik ke lantai dua tempat potongan kepala 2 pelaku pengeboman disimpan.
Namun selang beberapa menit kemudian, Nurhayati turun kembali. Rupanya petugas forensik RS Polri hanya membolehkan wanita yang selalu menolak melepas kaca mata hitam besarnya itu bila didampingi oleh pejabat berwenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wakapolsek yang dimaksud adalah Wakapolsek Kramat Jati AKP Slamet Wahyono. Sebelumnya Nurhayati atas arahan RS Polri bertandang ke Mapolsek Kramat Jati untuk mendapatkan izin melihat langsung potongan kepala agar bisa mencocokkan dengan identitas orang yang dikenalnya.
Izin yang diminta Nurhayati kini sudah dikantongi. "Nanti jam 16.00 kita usahakan dipertemukan dengan tim forensik," ujar Slamet beberapa jam sebelumnya tentang permintaan Nurhayati.
(lh/iy)
