Poster itu menggambarkan Obama berwajah putih dengan bayangan mata hitam dan keseluruhan bibir dipoles warna merah. Di bawah gambar terdapat kata 'Socialism', yang dimaksudkan untuk menyerang kebijakan Obama yang mereformasi bidang kesehatan dan dana stimulus.
Sampai sejauh ini, aparat belum menemukan pelaku yang bertanggung jawab atas poster-poster tersebut.
"Menggambarkan presiden layaknya penjahat dan sebagai sosialis menjadi seperti lelucon politik," ujar tokoh setempat Earl Ofari Hutchinson seperti dilansir Telegraph.co.uk , Rabu (5/8/2009).
Earl meminta agar penyebar poster segera mengakui perbuatannya. "Kami telah mengumumkan ke publik dan menantang pelaku apakah perorangan atau kelompok yang membuat poster untuk mengaku dan menjelaskan alasan membuat gambar yang mengejek Presiden Obama ini," katanya.
Poster 'Joker' ini telah menyebar di internet dan menduduki peringkat teratas di Google "Today's Hot Trends". Tak hanya internet, poster ini juga beredar hingga Atlanta, Georgia. Tabloid liberal "LA Weekly" yang pernah menggambar George W Bush sebagai Drakula pada sampulnya di tahun 2004 ikut menegaskan poster 'Joker' ini sebagai permasalahan rasis.
(amd/nrl)











































