"Menurut anaknya, Farid, Mbah itu pengen membuat bank seniman," kata sahabat Mbah Surip, Iwan Burnani di lokasi Makam Mbah Surip, Bengkel Teater, Cipayung, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2009).
Tujuannya, lanjut Iwan, supaya pada masa tuanya nanti, seniman-seniman bisa punya tabungan. Karena menurut Mbah Surip, selama ini belum ada bank seniman.
"Jadi seniman-seniman itu pada masa tuanya ada investasi untuk usaha. Itu yang belum kesampaian," ujarnya.
Sementara itu, sahabat Mbah Surip lainnya, Anto Baret mengatakan, Mbah Surip datang dari Mojokerto ke Jakarta dengan mengendarai sepeda ontel. Niat Mbah Surip ke Jakarta ingin bertemu petinju Ellyas Pical.
"Mau ketemu Ellyas Pical. Dia mau ngajak panco. Terus saya bilang Ellyas Pical itu bukan tukang panco tapi petinju," jelas Anto.
Anto pun menjanjikan kalau Mbah Surip bisa bertemu Ellyas Pical jika bisa mengalahkan main panco seluruh teman-teman yang sering nongkrong di Bulungan, Jakarta Selatan.
Akhirnya Mbah Surip bisa mengalahkan teman-teman di Bulungan kecuali Anto Baret sendiri. Hingga ajalnya menjemput, Mbah Surip tidak pernah bertemu Ellyas Pical.
(gus/iy)











































