Tuntut Jamkesmas, DKR DKI Demo Foke

Tuntut Jamkesmas, DKR DKI Demo Foke

- detikNews
Rabu, 05 Agu 2009 11:32 WIB
Tuntut Jamkesmas, DKR DKI Demo Foke
Jakarta - Biaya pengobatan kian mencekik warga miskin Jakarta. Sedikitnya 30 orang dari Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jabodetabek berdemo di Gedung Balaikota menuntut Pemprov DKI Jakarta memberlakukan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas).

Massa yang mengenakan baju seragam warna putih menggelar orasi di depan Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2009).

Massa juga membawa spanduk bertuliskan "Tolak kartu Gakin dan Jamkesda. Kami butuh Jamkesmas". Sedangkan poster-poster bertuliskan "Kita cuma butuh Jamkesmas, bukan yang lain", "Bang Foke mana janji loe untuk Jaminan Kesehatan Rakyat Miskin DKI", "Jamkesda cuma akal-akalan Pemprov DKI dan DPRD", "Jamkesmas 100 persen gratis. Kartu SKTM atau Gakin dan Jamkesda cuma 50 persen."

"Kita menuntut Pemerintah DKI untuk memberlakukan Jamkesmas," kata Sekretaris DKR Jabodetabek, Agung Nugroho.

Selama ini, kata Agung, Pemprov DKI Jakarta menolak pemberlakuan Jamkesmas. Alasannya, pemerintah daerah dan DPRD telah mandiri atau mampu.

"Mereka punya dana tetapi tidak digunakan membantu orang miskin," ujar dia.

Agung menjelaskan, program Gakin dikelola oleh pihak ketiga. Sedangkan Jamkesmas uang langsung digelontorkan ke rumah sakit dan puskesmas. Jamkesmas juga berlaku secara nasional.

"Kalau mereka pulang kampung, kartu Jamkesmas bisa digunakan di daerah. Tetapi, kalau dengan kartu Gakin tidak bisa. Gakin hanya menjamin minimal 50 atau 70 persen. Itu tergantung Dinas Kesehatan. Kalau dengan Gakin mau gratis 100 persen harus ke Dinkes. Tetapi kalau Jamkesmas 100 persen jaminannya," papar dia.

Massa juga menggelar aksi teaterikal yang diperankan oleh 5 orang yang wajahnya dicat warna putih. Ada yang berperan menjadi ibu hamil dan sisanya menjadi pasien dari kalangan miskin.

Perwakilan massa diterima oleh Asisten Gubernur Bidang Kesehatan Effendi Anas.

(aan/nrl)


Berita Terkait