Hal tersebut diungkapkan Yudha, pegawai bagian Unit Gawat Darurat (UGD) RS PMI Bogor saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (4/8/2009).
"Ada 20 korban luka yang dibawa ke sini (RS PMI Bogor). Tapi dari jumlah itu, tinggal 4 orang yang masih dirawat di sini. Yang lainnya diizinkan pulang atau dirujuk ke RS lain dengan berbagai alasan," ujar Yudha.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rata-rata korban luka itu menderita luka memar di sejumlah tubuhnya akibat benturan benda keras saat kecelakaan terjadi. Beberapa di antaranya juga mengalami patah tulang.
Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di daerah Pondok Rumput, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, sekitar pukul 10.30 WIB. KA Pakuan Ekspres yang melaju dari arah Bogor menuju Jakarta, menyeruduk KA Ekonomi dengan jurusan yang sama.
Saat kejadian KA Ekonomi tersebut sedang berhenti. Belum ada keterangan resmi mengapa KA Ekonomi tersebut berhenti. Sempat tersiar kabar KA tersebut sedang mogok.
Wakadaops I PT KA, Muharjito yang ditemui di lokasi kejadian, enggan memberikan komentar saat ditanya mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Muharjito hanya mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan.
"Berbagai dugaan mengenai penyebab kejadian ini masih diselidiki. Besok saja ya," ujarnya singkat.
(djo/djo)











































