TK dan SD di Kabupaten Siak Diliburkan Akibat Kabut Asap

TK dan SD di Kabupaten Siak Diliburkan Akibat Kabut Asap

- detikNews
Selasa, 04 Agu 2009 16:53 WIB
 TK dan SD di Kabupaten Siak Diliburkan Akibat Kabut Asap
Pekanbaru - Kabut asap yang mengepung Riau semakin mejadi-jadi. Di Kabupaten Siak misalnya, sejumlah TK dan SD terpaksa diliburkan untuk. Pemkab setempat khawatir, kabut asap mengganggu kesehatan para siswa.

Liburnya anak-anak itu disampaikan Kabag Humas Pemkab Siak Hendrisan saat dihubungi detikcom, Selasa (04/08/2009). Dia menjelaskan, kebijakan meliburkan ini melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Siak.

"Mereka yang diliburkan karena kabut asap ini hanya bagi murid TK dan SD kelas 3 ke bawah. Sedangkan yang lain tetap sekolah seperti biasa," kata Hendrisan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia menyebut kebijakan meliburkan sekolah ini berlangsung selama tiga hari sejak kemarin. Selanjutnya apa bila tiga hari ke depannya asap juga masih menebal, maka libur akan diperpanjang.

"Bagi siswa lainnya yang tetap bersekolah, sudah dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas di luar ruangan belajar. Ini guna menjaga kesehatan para murid," kata Hendrisan.

Selain meliburkan anak-anak sekolah, lanjut Hendrisan, Dinas Kesehatan setempat juga diminta untuk terus memantau kesehatan anak-anak selama musim kabut asap. Bila ada anak-anak yang terjangkit penyakit ISPA harus segera ditangani.

"Penangananya harus segera diberikan tentunya dengan memberikan obat-obatan untuk mengantisipasi agar penyakit ISPA-nya tidak kronis," terangnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Siak, Arfan Usman menyebut, kebijakan meliburkan
anak TK dan SD tersebut, karena pihaknya khawatir anak-anak terserang ISPA.

"Libur ini juga kita sesuaikan dengan keadaan cuaca. Bila tetap memburuk libur bisa
saja kita perpanjang, namun apa bila turun hujan dan cuaca membaik proses belajar
mengajar akan dilaksanakan," kata Arfan.

(cha/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini