Rute Intrapapua Berbahaya Tapi Peminat Banyak

Merpati Jatuh di Papua


Rute Intrapapua Berbahaya Tapi Peminat Banyak

- detikNews
Selasa, 04 Agu 2009 15:26 WIB
Jakarta - Kondisi cuaca di daerah Papua terkenal akan keganasannya. Namun hal tersebut tidak mengurangi banyak penerbangan di jalur intrapapua.

"Rute intrapapua memang demand-nya tinggi," kata Direktur Operasional Merpati, Capt Nikmatullah saat jumpa pers di kantornya, Jl Angkasa, Kemayoran, Jakpus, Selasa (4/8/2009).

Merpati sendiri memiliki 5 pesawat jenis Twin Otter, sebelum salah satunya mengalami nasib naas. Setiap pesawat, lanjut Nikmatullah, rata-rataΒ  perjalanan dalam satu hari mencapai 5 kali penerbangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi sehari rata-rata penerbangan mencapai 25-30 kali," terangnya.

Rata-rata umur pesawat Twin Otter yang dimiliki Merpati adalah 30 tahun. Sedangkan Merpati PK-NVC yang jatuh di area perbukitan, diproduksi pada tahun 1979.

Sayangnya, maraknya jalur penerbangan tak dibarengi oleh cuaca yang mendukung. "Cuaca di sana fenomenal sekali, awan mudah terbentuk," katanya.

(mok/ken)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads