Demikian kenang Jose Rizal Manua, mengenai pembicaraan teleponnya Mbah Surip. Penyair senior ini ditemui wartawan di toko bukunya, di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Selasa (4/8/2009).
"Bulan lalu dia menelepon, ingin ke mari ketemu teman-teman. Saat itu dia minta ke menajernya agar jadwalnya dikosongkan," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam pembicaraan telepon tersebut, Mbah Surip sempat mengeluhkan jadwalnya kerjanya yang mendadak saja menjadi sangat padat. Selain jadi diburu-buru waktu sehingga tidak lagi leluasa untuk merenung dan mengobrol dengan teman sesama seniman, juga kurang kesempatan beristirahat.
"Sehari dia bisa show 3 kali dan itu di kota-kota berbeda. Saya pikir fisiknya tidak kuat lagi untuk jadwal kerja yang sepadat itu," sambung Jose.
(lh/nrl)











































