"Itu sekitar 3 pekan lalu, tempatnya di GOR Bulungan. Semua yang ketemu dia beri Rp 200 ribu," kenang Jose Rizal Manua, karib Mbah Surip, Selasa (4/8/2009).
Kepada wartawan yang menemui di toko bukunya di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM), Jose menuturkan rejeki berlipat yang datang mendadak tidak membuat karibnya tinggi hati. Di sela padatnya jadwal show, Mbah Surip masih ingat untuk sekadar membantu teman lamanya semasa masih jadi musisi jalanan.
"Itu menunjukkan jiwa sosialnya tinggi. Dia tidak tinggi hati saat banyak uang," ujar penyair senior itu. (lh/iy)











































