Cuaca Buruk, Evakuasi Masih Belum Bisa Dilakukan

Merpati Ditemukan

Cuaca Buruk, Evakuasi Masih Belum Bisa Dilakukan

- detikNews
Selasa, 04 Agu 2009 11:26 WIB
Cuaca Buruk, Evakuasi Masih Belum Bisa Dilakukan
Jakarta - Setelah ditemukan, pesawat Merpati jenis Twin Otter yang hilang di Papua masih belum bisa dievakuasi. Faktor cuaca yang tidak mendukung membuat tim SAR tidak bisa terbang ke lokasi jatuhnya pesawat.

"Evakuasi belum. Faktor cuaca belum mendukung," kata Kabag Humas Basarnas Papua, Gagah Prakoso kepada detikcom, Selasa (4/8/2009).

Pesawat Merpati jatuh di titik koordinat 04 42 25 LS 140 36 84 BT di ketinggian 9300 kaki pegungungan Maoke, Oksibil, Papua,

Gagah mengatakan, helikopter beserta tim SAR sudah siap tinggal menunggu cuaca normal. Situasi cuaca yang tidak stabil membuat tim SAR hanya bisa menunggu. BMG juga tidak bisa memprediksikan kapan cuaca bisa kembali normal.

"Cuacanya tidak menentu. Tertutup awan. Padahal semua sudah ready. Heli dan tim tinggal menunggu cuaca. Kalau terbuka sedikit saja dan pilotnya berani, mungkin akan jalan," ujarnya.

Menurut Gagah, hanya 1 heli yang bisa menuju lokasi tersebut. Heli TNI AU hanya bisa terbang di ketinggian 6.000 meter. Heli tersebut berkapasitas 16-17 orang.

"Kapasitasnya besar. Heli yang standby dan yang mampu di lokasi hanya 1. Heli TNI AU belum bisa. Kalau mau menerbangkan lagi dari Jakarta masih belum," tuturnya.

Gagah menjelaskan evakuasi dilakukan dengan berkoordinasi dengan Danlanud serta BMG. BMG masih belum bisa memprediksikan cuaca di lokasi. Karena cuaca membaik saat pukul 04.00 WIT. Kalau cuaca masih belum normal, maka evakuasi akan dimulai Rabu (5/8/2009) pukul 04.00 WIT.

"Masalah perizinan sudah nggak ada masalah. Kalau pilot berani kita berangkat ke lokasi ngedrop dulu pasukan. Pasukan lalu menyiapkan semuanya, baru evakuasi. Pasukan evakuasi 1 tim 6-8 orang," jelasnya.
(gus/iy)


Berita Terkait