"Kebijakan polisi memasukkan kendaraan pribadi ke jalur TransJ mengakibatkan kendaraan kita terhambat. Jadi sirkulasi nggak normal," ujar Asisten Manajer Pusat Kendali Badan Layanan Umum (BLU) TransJ Bano Yogaswara kepada detikcom, Selasa (4/8/2009).
Bano mengaku keberatan dengan tindakan polisi yang memperbolehkan kendaraan bermotor memasuki jalur yang disterilkan itu. Gara-gara itu, perjalanan bus TransJ itu yang normalnya 40 menit, kini bisa mencapai 1 jam lebih.
"Kita keberatan, mau kita biasalah kayak kemarin, steril. Penumpang juga banyak mengeluh karena pertama macet di jalan dan banyak mobil masuk jalur TransJ," katanya.
Meski demikian, lanjut Bano, BLU menerjunkan bus sapu bersih penumpang di jam-jam sibuk untuk mengatasi antre panjang penumpang. "Petugas lapangan juga kita tambah," imbuh Bano.
Sementara untuk halte Matraman yang mengalami hal serupa, menurut Bano karena bus TransJ terhambat di kawasan halte Pulogadung. Bus terhambat akibat banyaknya angkot-angkot ngetem dan pedagang kaki lima yang berjualan tidak beraturan.
"Butuh 5-10 menit untuk keluar dari kesemrawutan itu. Kalau ada petugas angkot jadi lancar, kalau ngak ada petugas mereka seperti itu lagi," tandasnya.
(nik/nrl)










































