Pertikaian tersebut terjadi di wilayah Akobo, Provinsi Jonglei. Menurut pejabat daerah setempat, Jooyul Goi yol, lebih dari 100 orang wanita, 50 0rang laki-laki dan 11 orang militer tewas akibat pertikaian tersebut.
"Kita telah mengkonfirmasi ada 161 orang yang meninggal, dan masyarakat juga masih mencari di semak-semak. Kita takutkan masih banyak lagi yang belum ditemukan," kata dia yang dilansir dari AFP, Selasa (4/8/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang lapar dan situasi yang serius. Namun kita masih berharap bahwa ini tidak akan meluas dan bahwa pembicaraan antara semua kelompok akan mungkin," tambahnya.
Secara keseluruhan, lebih dari 1.000 orang telah tewas dan ribuan warga mengungsi. Sebelumnya, pertikaian yang hampir berlangsung selama tiga bulan itu telah menewaskan sekitar 250 orang warga ketika pejuang Murele menyerang warga di wilayah yang sama. (fiq/lrn)










































