Asti baru sepekan pulang dari Malaysia. Ia bekerja di negeri jiran itu lebih dari setahun. Keluarganya membawanya ke RSUD Bima Sabtu lalu, karena ia menderita demam tinggi yang tak turun-turun dan disertai flu.
Saat diperiksa dokter, Asti mengaku, sejak masih di Malaysia, ia sudah sering demam. Namun tak ia pedulikan. Asti kembali ke kampung halamannya dari Malaysia dengan kapal laut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhu badan Asti lebih dari 38 derajat celcius. Dokter juga menyatakan ia menderita pneumonia yang disebabkan oleh infeksi paru-paru. Penyebabnya bisa oleh virus flu babi atau flu burung.
Karena dinyatakan suspecf flu babi, pihak rumah sakit lantas memutuskan mengisolasi Asti. Semuanya berjalan lancar, sampai akhirnya tadi malam, Asti nekat kabur dari rumah sakit.
Mengetahui pasien suspect flu babi kabur dari RSUD, petugas rumah sakit setempat kalang-kabut. Sebagai langkah antisipasi, pihak rumah sakit lalu membagikan masker pada seluruh pasien dan petugas medis dan pengunjung yang berada di RSU.
Dinas Kesehatan Bima kini tengah berupaya menemukan Asti dan membawanya kembali ke RSU setempat. Pihak rumah sakit berkepentingan, karena Asti belum diambil sampel lendir tenggorokannya untuk keperluan pemeriksaan di Laboratorium milik Departemen Kesehatan di Jakarta.
(djo/djo)











































