Pasien Suspect Flu Babi Kabur, RSUD Bima Kalang-kabut

Pasien Suspect Flu Babi Kabur, RSUD Bima Kalang-kabut

- detikNews
Senin, 03 Agu 2009 15:52 WIB
Pasien Suspect Flu Babi Kabur, RSUD Bima Kalang-kabut
Mataram - Asti (24) warga Desa Monggo, Kecamatan Madapangga, 45 kilometer arah timur Kota Bima, NTB, membuat gusar semua orang. TKW yang baru pulang dari Malaysia ini dinyatakan susfect flu babi. Namun ia malah kabur dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bima, karena tidak bersedia berada di ruang isolasi.

Asti baru sepekan pulang dari Malaysia. Ia bekerja di negeri jiran itu lebih dari setahun. Keluarganya membawanya ke RSUD Bima Sabtu lalu, karena ia menderita demam tinggi yang tak turun-turun dan disertai flu.

Saat diperiksa dokter, Asti mengaku, sejak masih di Malaysia, ia sudah sering demam. Namun tak ia pedulikan. Asti kembali ke kampung halamannya dari Malaysia dengan kapal laut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Asti kita nyatakan suspect. Hasil pemeriksaan dokter, gejala medis yang diderita Asti sama dengan gejala medis pasien yang terkenan virus AH1N1 atau flu babi," kata dr Sucipto, Humas RSUD Bima dihubungi dari Mataram Senin (3/8/2009).

Suhu badan Asti lebih dari 38 derajat celcius. Dokter juga menyatakan ia menderita pneumonia yang disebabkan oleh infeksi paru-paru. Penyebabnya bisa oleh virus flu babi atau flu burung.

Karena dinyatakan suspecf flu babi, pihak rumah sakit lantas memutuskan mengisolasi Asti. Semuanya berjalan lancar, sampai akhirnya tadi malam, Asti nekat kabur dari rumah sakit.

Mengetahui pasien suspect flu babi kabur dari RSUD, petugas rumah sakit setempat kalang-kabut. Sebagai langkah antisipasi, pihak rumah sakit lalu membagikan masker pada seluruh pasien dan petugas medis dan pengunjung yang berada di RSU.

Dinas Kesehatan Bima kini tengah berupaya menemukan Asti dan membawanya kembali ke RSU setempat. Pihak rumah sakit berkepentingan, karena Asti belum diambil sampel lendir tenggorokannya untuk keperluan pemeriksaan di Laboratorium milik Departemen Kesehatan di Jakarta.

(djo/djo)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads