"Ada beberapa nomor yang dikejar," sebut sumber di kepolisian yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui di Jakarta, Senin (3/8/2009).
Sejak awal, pemesanan kamar di Marriott juga telah diatur melalui telepon. Pada 15 Juli 2009, melalui layar CCTV terpantau sang pemesan kamar, pria bertopi, berkulit putih dengan tinggi 170 Cm datang dan membayar kamar untuk 3 hari.
"Pemesanan untuk buka kamar sebelumnya dilakukan dari Jl Bangka, Mampang (Jakarta Selatan)," tutupnya.
Sayangnya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna dan Wakadiv Humas Brigjen Pol Sulistyo Ishak tidak mengangkat teleponnya saat dikonfirmasi.
(ndr/iy)











































