Diduga jembatan itu tak kuat menanggung beban. Akibat insiden itu, banyak siswa sekolah yang tengah melintas menjadi korban.
"Sebanyak 43 siswa SMP Muhammadiyah Banyuresmi tergelincir jatuh, 4 orang mengalami luka berat dan 13 lainnya luka ringan," ungkap Kapolsek Banyuresmi AKP Asep Suherli kepada wartawan.
Umumnya para korban mengalami luka-luka di tangan dan kaki terkilir, lecet dan luka
di bagian kepala. "4 Korban dirawat di RSU dr Slamet Garut, karena luka di bagian kepala dan muka cukup parah," ujar Asep.
Menurut Asep, jembatan gantung tersebut tidak mampu menahan beban berat sehingga
tali penyangga terputus. Selain itu kualitas kontruksi jembatan yan g terbuat dari
papan, pegangan dari besi dan kawat, kurang baik.
"Seharusnya ada rambu-rambu pembatasan beban, ini kan tidak ada sehingga pengguna
jembatan seenaknya saja," ujar Asep.
(nrl/nrl)











































