Nasib Hambali di Guantanamo Tergantung Kebijakan Obama

Nasib Hambali di Guantanamo Tergantung Kebijakan Obama

- detikNews
Jumat, 31 Jul 2009 21:05 WIB
Nasib Hambali di Guantanamo Tergantung Kebijakan Obama
Jakarta - Kebijakan Presiden AS Barack Obama untuk menutup penjara Guantanamo, menyangkut juga nasib tersangka teroris asal Indonesia Riduan 'Hambali' Isamudin. Hingga saat ini pemerintah AS belum memberi sinyal terkait kemungkinan Kepolisian RI mengakses langsung Hambali.

"Ada jarak pernyataan kebijakan dan implementasi. Sejauh ini kita belum mendengar lebih detail apakah akan ditutup, diseleksi atau dibebaskan termasuk Hambali," ujar Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dalam press briefing di Kantor Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Jumat (31/7/2009).

Hassan mengatakan masih ada jarak kebijakan pemerintah Obama dalam hal penanganan antiterorisme.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan kebetulan saat saya berkunjung ke AS beberapa waktu lalu, pihak Kepolisian juga tak menitip apapun terkait akses langsung pada Hambali," ujarnya.

Terkait peristiwa pemboman di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton beberapa waktu lalu, Hassan mengatakan dunia internasional memberikan kepercayaan pada kemampuan Indonesia dalam menangani teroris. Kepercayaan internasional itu tertuang dalam pernyataan Dewan Keamanan PBB beberapa waktu lalu.

"Internasional menyatakan prihatin, namun masih percaya Indonesia mengatasinya dengan baik," kata Hassan.

Dunia internasional menyadari bahwa terorisme bukan hanya ancaman bagi Indonesia, tapi juga bagi wilayah regional dan internasional.

"Dalam setahun ini saja, terhitung sejak Juni 2008 telah terjadi 94 kasus di dunia. Memang sebagian besar terjadi di Asia Selatan," kata Hassan.

Untuk itu, lanjut Hassan, kerjasama antar begara sangat diperlukan dalam memberantas terorisme.

"Tak ada negara yang tak ingin membantu atau menolak membantu dalam penanganan terorisme," kata Hassan.

(mpr/irw)


Berita Terkait