"Pada 2007, pusat grosir dihuni oleh 913 kios. Kini tinggal 80 kios. Ini menunjukan grosir ini sepi pembeli. Akibatnya, kami merugi banyak," kata pemilik kios di lantai 1 Blok 28 No 9, Hasan Basri, kepada wartawan di Chase Plaza, Jumat, (31/7/2009).
Pada awal menempati, pedagang juga dijanjikan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) serta halte busway untuk menarik masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di pusat grosir tersebut, harga kios 5 meter persegi sekitar Rp 600 juta. Harga variatif, tergantung lantai. Mereka juga dijanjikan pengembang jika beberapa retail ternama akan buka di situ tetapi setelah 3 tahun tak kunjung buka.
Hingga berita ini ditulis, musyawarah kedua belah pihak masih berlangsung. "Bagaimana bisa mencicil. Makin hari malah makin sepi," pungkas pedagang lainnya, Reza, yang memiliki kios di LG No 3.
(asp/irw)











































