"Densus 88 sudah menindaklanjuti laporan itu. Densus telah menelusuri jejak orang yang dilaporkan mirip itu," kata AKBP Sukarman Husein, Kepala Bidang Humas Polda NTB di Mataram, Jumat (31/7/2009) siang.
Densus 88 kata Sukarman telah menyebarkan beberapa pasukan di sejumlah titik. Sukarman mengaku, polisi tak bisa merinci titik-titik itu. Ia juga menolak menyebut titik rawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sukarman mengatakan, Heru sudah dimintai keterangan seperlunya. Kapan pun Densus 88 membutuhkan keterangannya, warga Ampenan, Kota Mataram ini akan dipanggil kembali.
Polda NTB kini sudah membentuk tim khusus untuk mengawasi pergerakan teroris, sekaligus mengamankan objek vital dan lokasi yang kerap menjadi tujuan kunjungan wisatawan mancanegara.
Tim khusus itu terdiri dari Satuan Tugas Intel dan Satuan Tugas Preventif. Satuan tugas ini dipimpin oleh seorang perwira menengah.
Satuan tugas ini mengidentifikasi daerah-darah yang memungkinkan dijadikan tempat persembunyian para teroris.
(djo/djo)










































