"Masih kita selidiki," kata apolsek Kebayoran Lama, Kompol Makmur Simbolon,
Jakarta Selatan, Jumat, (31/7/2009).
Makmur mengatakan, Tatang mengaku saat kejadian sedang ditugaskan bosnya, untuk membawa uang sebesar Rp 131 juta dari Bank Nagari Cipulis yang dimasukan dalam 2 amplop tapi satu tas.
Di tengah jalan, kata Makmur, Tatang mengaku dirampok 4 orang. Tatang dipukuli dan sempat diteriaki jika ban motornya kempes.
"Tapi anehnya, masa hanya Rp 41,9 juta yang diambil. Padahal dalam dua amplop," ujar Makmur.
Kepolisian hingga kini masih menyelidiki kasus tersebut. Tatang yang telah bekerja selama 10 tahun kepada Vena Melinda masih diperiksa secara intensif.
"Masih kita lacak ke kontrakannya. Rumahnya di Bogor," kata Makmur.
(asp/aan)











































