Mereka pun berbincang dengan hangat sembari minum-minum bir dan menyantap makanan ringan. Obama dan Profesor Henry Louis Gates serta perwira polisi Sersan James Crowley melakukan acara santai tersebut di taman Rose Garden di Gedung Putih. Wakil Presiden AS Joe Biden ikut serta dalam obrolan tersebut.
Pertemuan tersebut berlangsung sekitar 40 menit. Obama puas dengan pertemuan tersebut. "Saya senantiasa percaya bahwa apa yang menyatukan kita lebih kuat daripada apa yang memisahkan kita," tutur Obama usai pertemuan tersebut.
"Saya yakin bahwa itu hal itu telah terjadi di sini malam ini, dan saya berharap kita semua mampu mengambil pelajaran positif dari episode ini," ujar Obama seperti dilansir kantor berita AFP , Jumat (31/7/2009).
"Kami setuju untuk melangkah maju," kata Crowley ketika ditanya apakah pertemuan itu menyelesaikan masalah. Dalam pertemuan itu, Crowley dan Gates saling menyatakan respek satu sama lain.
Obama menjadi pemberitaan media AS ketika beberapa waktu lalu dia mengomentari insiden penangkapan Gates di rumahnya di Cambridge. Soal penangkapan temannya di rumahnya sendiri itu, Obama menyebut polisi telah bertindak dengan bodoh.
Gates digiring oleh Crowley setelah polisi menerima informasi mengenai kemungkinan perampokan di rumah profesor tersebut. Padahal kejadian sebenarnya, saat itu Gates membuka paksa rumahnya karena pintu rumahnya macet.
Komentar Obama tersebut langsung menuai kecaman dan kemarahan aparat kepolisian AS. Buntutnya, Obama pun menyatakan penyesalannya dan menarik kata-katanya itu.
(ita/iy)











































