Akibat kebakaran itu, asap tebal berwarna oranye menyelimuti kota tersebut. Tak ada korban luka serius dalam insiden kebakaran itu.
Namun evakuasi massal terpaksa dilakukan setelah asap menyelimuti nyaris seluruh wilayah kota Bryan, sekitar 160 kilometer barat laut Houston.
Kobaran api begitu besar sampai-sampai petugas pemadam kebakaran tak mampu menjinakkannya.
"Unit pemadam kebakaran tidak mampu memadamkan api tersebut demi keselamatan para pemadam kebakaran," kata juru bicara kota Kendall Kessel seperti dilansir kantor berita AFP , Jumat (31/7/2009).
"Jadi mereka membiarkannya (pabrik) terbakar sehingga butuh waktu berjam-jam untuk benar-benar hangus," imbuhnya.
Menurut Kessel, bahaya datang dari banyaknya amonium nitrat yang disimpan dalam gudang pabrik yang terbakar itu.
Proses evakuasi berjalan lancar. Warga telah ditempatkan di tempat penampungan.
"Ini bahan kimia berbahaya dan kami tidak ingin menunggu dan melihat apakah ini akan memburuk. Kita perlu bertindak sekarang," ujar kepala pemadam kebakaran Mike Donoho mengenai proses evakuasi warga.
(ita/nrl)











































