"Orang-orangnya yang bergerak, kalau sudah dapat dia yang melakukan seleksi final," kata mantan pimpinan Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abbas saat dihubungi melalui telepon, Jumat (31/7/2009).
Tentunya sebagai orang yang paling dicari, Noordin akan sulit bergerak. Noordin akan mengandalkan jaringannya, sedangkan ia sendiri akan menjadi penilai akhir pantas atau tidak orang rekrutan baru tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasir juga meyakini bila Noordin kemungkinan besar masih di Pulau Jawa, mengingat jaringannya lebih kuat di kawasan ini.
"Ya kemungkinannya seperti itu," tutupnya.
(Rez/mok)










































