"Saya kecewa dengan teman-teman penggiat antikorupsi. Saya kecewa dengan ICW (Indonesia Corruption Watch). Saya kecewa dengan Teten (mantan Koordinator ICW). Dulu saya sering bantu mereka. Tapi setelah saya mengalami kasus Sisminbakum, bahkan menengok saya pun mereka tak pernah," ujar Romli
Romli mengatakan itu usai sidang menjalani persidangan Sisminbakum di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta, Rabu (29/7/2009). Romli sendiri sebelumnya dikenal sebagai guru besar di Universitas Padjadjaran, Bandung, sekaligus tokoh penggiat antikorupsi.
Kekecewaan juga dialamatkannya kepada beberapa rekan wartawan senior yang dulu dianggapnya dikenalnya dengan baik. Beberapa bahkan diakuinya sering dibantunya dalam upaya mengungkap berbagai kasus korupsi.
"Sekarang tulisan mereka sering miring tentang saya. Saya sepertinya disamakan dengan para koruptor lainnya," kata dia.
Romli mulai menjalani persidangan dan didakwa oleh penyidik Kejaksaan Agung atas kasus Sisminbakum dengan dugaan kerugian negara rp 420 miliar. Sebelumnya Romli pernah ditahan di Rutan Salemba Cabang Kejagung sebelum akhirnya penahanannya ditangguhkan. (nov/mok)











































