"Semua pihak masyarakat, instansi diminta juga dukung polri dalam rangka mengungkap peristiwa yang terjadi," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Kamis (30/7/2009).
Bantuan masyarakat itu, dikatakan Kapolda dengan memberikan informasi untuk setiap gerak-gerik yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolda juga menghimbau masyarakat agar mengoptimalkan layanan telepon 24 jam polisi, 1717 dan 112. "Karena mereka selalu meng-upgrade kemampuan, jadi kita tidak boleh puas dengan kemampuan yang kita miliki, itu aja intinya," jelasnya.
Sementara itu, Kapolda juga menghimbau sejumlah pengelola hotel, tempat hiburan, dan tempat rekreasi untuk meningkatkan peralatan pengamanan mereka.
"Jadi mereka sudah evaluasi semuanya dan saya harap mereka dapat segera merevitalisasi perlengkapan peralatan maupun teknologi yang digunakan termasuk kualitas dari personilnya," ungkapnya.
Selain itu, polri juga menggelar pelatihan terhadap para sekuriti untuk meningkatkan kualitas personil pengamanan.
"Itu pasti dilakukan, dan ada Kepres yang mengatur tentang sistem pengamanan di dalam lingkungan masing-masing objek vital (obvit)nasional itu memang dilaksanankan obvit itu sendiri," pungkasnya.
(mei/irw)










































