Tim pertama beranggotakan 20 orang terdiri dari mahasiswa anggota KPLAH Setrajana UGM dan relawan dari Yogyakarta. Mereka bertugas membantu pencarian Andika. Sedangkan tim kedua, beranggotakan pengurus fakultas dan universitas akan ke rumah Andika di Mojokerto.
"Tim yang ke Lumajang akan membantu Tim SAR yang sudah berada di Pos Ranupane di Semeru. Mereka sudah berangkat tadi pukul 10.00 WIB," kata Yoga, koordinator posko sekretariat Setrajana di Jl Socio Justicia, Bulaksumur Yogyakarta, Jumat (30/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu menurut sepupu Andika, Ananta Ari Pramana, pihak keluarga Andika di Mojokerto juga sudah dihubungi oleh pihak kampus. Saat ini keluarga yang diwakili paman Andika, Arioto, sudah menuju Lumajang.
Sebelum pergi naik gunung, Andika sempat berpamitan dengan salah satu bibinya Wiwik Suparsih. Andika yang dipanggil sehari-hari dengan sebutan Sinyo itu merupakan anak yatim piatu. Dia adalah anak tunggal pasangan Robiyono dan Wiwik Suparti.
Kedua orangtua Andika telah meninggal dunia sekitar 3 bulan lalu akibat kecelakaan lalu lintas di Mojokerto. Saat ini Andika menjadi anak angkat bibinya.
(bgs/djo)











































