Pengamatan detikcom, Kamis (30/7/2009), kerusakan tampak di Jalan Setiabudi Timur atau belakang Setiabudi Building hingga arah Hotel Four Season. Jalan sepanjang 500 meter aspalnya mengelupas sehingga tinggal batu kerikil dan jalan yang bergelombang.
"Sudah satu bulan lebih. Nggak dibener-benerin," kata Black (32), tukang ojek yang mangkal di belakang Setiabudi Building kepada detikcom.
Hal serupa juga terjadi di jalan dari arah Taman Bakrie menuju Polsek
Setiabudi. Di sebelah selatan Setiabudi, atau di belakang Mal Ambasador,
beberapa ruas jalanan hancur.
"Kalau siang seperti ini, debu berterbangan. Mobil juga tak ada yang berani melaju kencang karena takut bampernya menghantam jalan," keluh Dani (29), warga Karet Belakang.
Kerusakan semakin diperparah dengan proyek pembangunan beberapa apartemen di kawasan tersebut, seperti di Jalan Setiabudi Barat dari Jalan Sudirman menuju Kecamatan Setiabudi.
Jalan aspal yang dulunya licin kini rusak tertutup kerikil dan berdebu sepanjang 100 meter. "Padahal di pusat ibukota kok jalan hancur," kata Bram,(43), warga Sunter Agung.
(asp/aan)











































