Wanita berusia 20 tahun tersebut meninggal di Rumah Sakit Malacca Hospital yang telah merawatnya sejak 26 Juli lalu.
Wanita yang mengalami obesitas itu telah menderita flu selama 11 hari sebelum dirawat di rumah sakit. Demikian disampaikan Dirjen Kesehatan Malaysia Tan Sri Dr Ismail Merican seperti dilansir harian Malaysia, The Star , Kamis (30/7/2009).
Menteri Kesehatan Malaysia Datuk Seri Liow Tiong Lai mengimbau semua dokter untuk ekstra waspada. Para dokter diminta untuk tidak menangani pasien dengan gejala flu seperti kasus normal. Melainkan harus dilakukan pemeriksaan infeksi flu babi dan cepat memberikan pengobatan antivirus begitu didiagnosa positif flu babi.
"Kita harus fokus pada pengobatan. Terlambat mendapatkan pengobatan antivirus bisa memperburuk kondisi pasien, khususnya mereka yang tidak begitu sehat, obesitas atau memiliki penyakit lainnya," tegas Liow.
Dikatakan Liow, keempat pasien flu babi yang meninggal di Malaysia semuanya datang terlambat ke rumah sakit dan tidak mendapatkan pengobatan antivirus lebih dini.
(ita/iy)











































