Seperti ditulis news.com.au, Kamis (30/7/2009), Bisnisman asal Pert, Nathan Verity dan Craigh Senger serta Garth McEvoy adalah tiga warga Australia yang menjadi korban ledakan bom selain 6 korban tewas lainnya. Mereka tewas saat mengikuti breakfast meeting di Hotel JW Marriott.
Nathan Varity akan dimakamkan di pemakaman umum St Patrick. Sementara pemakaman Craigh Senger akan dilakukan di pemakaman umum di Camberra setelah sebelumnya akan disemayamkan terlebih dahulu di Gereja St Andrew's Presbyterian.
Saat ini, polisi terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku peledakan yang berlangsung pada 17 Juli pukul 07.47 WIB lalu.
Perkembangan terbaru kasus peledakan bom ini, Rabu 29 Juli kemarin, beredar sebuah situs internet yang mengklaim bahwa Noodin M Top bertanggung jawab atas peledakan bom tersebut. Noordin mengakus ebagai pemimpin Al Qoidah Indonesia melakukan pengeboman terhadap JW Marriott dan Ritz-Carlton lantaran ekdua hotel mewah tersebut adalah simbol Amerika Serikat.
(anw/did)











































