Dibahas Peran dan Kepentingan RI Menuju Masyarakat ASEAN 2015

Dibahas Peran dan Kepentingan RI Menuju Masyarakat ASEAN 2015

- detikNews
Rabu, 29 Jul 2009 22:42 WIB
Dibahas Peran dan Kepentingan RI Menuju Masyarakat ASEAN 2015
Den Haag-Manado - Dipandang penting menyamakan persepsi mengenai peran dan kepentingan Indonesia di tengah proses transformasi ASEAN saat ini, sejak berlakunya Piagam ASEAN, serta menuju Komunitas ASEAN tahun 2015.

Agenda tersebut akan dibahas dalam rakor Kepala Perwakilan RI di negara-negara ASEAN dan negara-negara Mitra Wicara ASEAN selama tiga hari (30/7 - 1/8/2009) di Grand Kawanua Convention Centre, Manado.

Menlu RI Hassan Wirajuda akan membuka rakor ini pada hari pertama besok, dihadiri antara lain oleh Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para Kepala Perwakilan RI, sebagai ujung tombak diplomasi Indonesia, perlu mendapat informasi terkini mengenai evolusi arsitektur di kawasan Asia Pasifik saat ini yang berpengaruh pada integrasi ASEAN, demikian Direktorat Jenderal Kerjasama ASEAN melalui siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (29/7/2009) malam.

Informasi itu antara lain seperti penyelenggaraan Trilateral Summit antara Cina, Jepang dan Korea Selatan, gagasan pembentukan Masyarakat Asia Pasifik oleh Australia dan gagasan Jepang mengenai pembentukan Masyarakat Asia Timur.

Selain itu melalui rakor bertema "Menuju Perwujudan Komunitas ASEAN 2015" itu diharapkan diperoleh pandangan dan masukan dalam menentukan langkah dan kebijakan arah politik luar negeri Indonesia, untuk mempertahankan dan memperkuat proses sentral ASEAN sebagai โ€œthe main driving forceโ€ di kawasan di tengah perkembangan tersebut.

Rakor ini menghadirkan pembicara Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan, Sekjen Deplu Imron Cotan, Dirjen Kerjasama ASEAN Deplu Djauhari Oratmangun, Dirjen Hukum dan Perjanjian Internasional Deplu Arief Havas Oegroseno, Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Depdag Gusmardi Bustami, Sekjen Depbudpar Wardiyatmo, Dewi Fortuna Anwar (LIPI), dan Rafendi Djamin dari Human Rights Working Group.
ย 
Pesertanya meliputi para Duta Besar, Wakil Tetap RI dan utusan Duta Besar dari 20 Perwakilan RI di negara-negara ASEAN dan negara-negara Mitra Wicara ASEAN, yakni Bandar Seri Begawan, Bangkok, Beijing, Brussel, Canberra, Hanoi, Jenewa, Kuala Lumpur, Manila, Moskow, New Delhi, Ottawa, Phnom Penh, Seoul, Tokyo, Vientiane, Wellington, Yangon, Singapura dan Washington, D.C.

(es/es)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads