"Ada sekitar 80 orang yang positif terkena A-H1N1 yang diperiksa di rumah sakit ini," ujar Direktur RSPI Sulianti Saroso dr Sardikin Giriputro di ruang kerjanya di Jl Sunter Jaya, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2009).
Menurut Sardikin, beberapa pasien yang masih tergolong suspect melakukan rawat jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suspect A-H1N1 yang melakukan rawat jalan diberi kartu kontrol daru pihak rumah sakit.
"Kita beri kartu pengamatan. Di situ ada nama, tanggal berobat, alamat, dan ada petunjuk apa yang dilakukan di rumah. Selama kira-kira lima hari," sebutnya.
Jika dalam waktu lima hari penyakit bertambah parah, Sardikin meminta pasien untuk dapat menghubungi kembali rumah sakit dan dokter yang memberikan kartu pengamatan.
"Nanti di kartu pengamatan tersebut akan ada nomor telepon yang bisa dihubungi," kata dia.
Sardikin menyarankan suspect yang dirawat jalan untuk tetap tinggal di rumah dan menghindari bepergian ke tempat-tempat ramai.
"Gunakan masker jika berbicara dengan orang lain dan obat Oseltamivir yang diberikan oleh dokter harus dihabiskan dan diminum seusai aturan," sarannya.
Sardikin juga menjamin ketersediaan tamiflu cukup bagi para pasien yang ingin berobat ke RSPI. "Gratis, tidak diperjualbelikan,"pungkasnya.
(fiq/nrl)











































