Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran Unissula Iwang Yusuf, mengatakan Maruto diterima di Unissula pada tahun 1999 silam. Dari hasil komunikasi dengan teman-teman satu angkatannya, diketahui Maruto memang agak pendiam dan tak menonjol.
"Teman-temannya bilang, dia tidak bergaul. Cenderung pendiam. Kebetulan dia juga tidak aktif di kegiatan ekstra kampus," katanya ketika menemui sejumlah wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iwang yang mengajar pada mata kuliah Biologi Medis mengatakan, Maruto hanya sempat mengenyam bangku kuliah selama enam semester. Pada tahun 2005/2006, dia sudah tak muncul di kampus. "Dua tahun setelah menghilang, dia otomatis kena DO," katanya.
Pihak kampus sama sekali tak tahu apa alasan Maruto meninggalkan kampus. Tahu-tahu, sejak saat itu, nama Maruto disebut-sebut terlibat dalam jaringan teroris. "Apalagi akhir-akhir ini banyak pemberitaan tentang dia," demikianย Iwang Yusuf.
(try/djo)











































