Deplu memberikan beasiswa kepada 50 mahasiswa dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman di bidang seni dan budaya Indonesia. Program beasiswa ini dinamai Indonesian Art dan Culture Scholarship.
Beberapa mahasiswa tersebut berasal dari Belanda, Selandia Baru, Filipina, Singapura, Afrika Selatan, Thailand, Korea Selatan, Inggris, dan Amerika Serikat (AS).
Kegiatan belajar mengajar program ini dilakukan selama 3 bulan mulai 29 Agustus-29 Oktober 2009. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di tempat-tempat seperti sanggar kesenian yakni Bandung, Denpasar, Solo, dan Yogyakarta. Yang dipelajari salah satunya adalah membatik dan menari daerah.
"Pemerintah Indonesia selalu mendorong siswa dari seluruh dunia untuk mengenal budaya Indonesia dan setiap tahun selalu ada negara baru yang ikut," kata Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda di Deplu, Jl Pejambon, Jakarta, Rabu (29/7/2009).
Dalam acara tersebut, Hasan Wirajuda secara simbolis memberikan beasiswa kepada delegasi dari Korea Utara dan Papua Nugini. 7 Mahasiswa dari alumni tahun 2007 juga ikut memeriahkan acara dengan mempersembahkan sebuah lagu.
"Kehadiran kalian semua di sini walaupun baru ada peristiwa terorisme, merupakan bentuk kepercayaan pada kami. Pemerintah Indonesia akan bekerja keras untuk memberantas teroris dengan penegakan hukum. Indonesia merupakan tempat demokrasi dan pembangunan baru," tegasnya.
(gus/iy)











































