"Saya masih akan melakukan evaluasi hari ini. Dari penyidik apakah perlu kita lakukan penahanan, karena yang bersangkutan punya dua orang putra," kata Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri (BHD).
Hal itu disampaikan dia usai melantik Kapolda Bali Irjen Pol Sutisna dan Gubernur Akademi Kepolisian Brigjen Pol Budi Santoso di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang bersangkutan di bawah perlindungan saksi. Tidak ke mana-mana. Tapi statusnya saksi," jelas BHD sambil menerangkan Arina tidak diserahkan kepada pihak keluarga.
Kemajuan
Mengenai pengungkapan peristiwa bom bunuh diri di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, BHD mengatakan, penyidik masih terus bekerja. Kemajuan demi kemajuan, menurutnya, terus dicapai.
"Doakan saja anak-anak sedang bekerja. Perkembangan demi perkembangan Insya Allah ada kemajuan," pintanya.
Dikatakan dia, polisi juga masih menyelidiki kaitan bom tersebut dengan jaringan Noordin M Top.
"Untuk jaringan masih dalam proses. Insya Allah doakan saja bisa selesai," pungkasnya.
(irw/iy)











































