Foke datang pukul 08.25 WIB, Rabu (28/7/2009). Dia langsung menemui Lurah Pasar Manggis Dedih Suhada. Kemudian Foke meninjau ruangan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilpres, ruangan Dewan Kelurahan Trantib, Linmas, PKK, dan staf lurah.
Foke juga sempat berdialog. Para staf tidak terlihat grogi karena acara ini sudah dijadwalkan sebelumnya. Mereka sudah bersiap menyambut Foke.
Kegiatan Foke berkantor di seluruh kelurahan di DKI diselenggarakan setiap Rabu dan Kamis. Foke berkantor hanya setengah hari saja kemudian menuju kantornya di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.
Sebelumnya Foke pernah berkantor di Pluit, Kepulauan Seribu, dan Kelurahan Jati, Jakarta Timur.
"Saya kan dipilih oleh rakyat Jakarta. Jadi untuk pendekatannya harus ada kualitatif dan kuantitatif. Kuantitaif dilakukan seperti ini, lebih banyak dengan warga," kata mantan Wagub DKI ini.
Foke memilih kantor 'kedua' di kelurahan karena kelurahan merupakan ujung tombak pemerintahan. "Sukses atau tidaknya pemerintahan tergantung pada ujung tombaknya," jelas Foke.
(nik/nrl)











































